Kupang, Spektrumnasional.Com || Ketua Umum dan badan pengurus harian (BPH) Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATTU), Kupang hari ini resmi di lantik menjadi badan pengurus IMATTU untuk menahkodai satu periode kepemimpinan selama satu periode ke depan. kegiata pelantikan ini bertema "Menata Solidaritas untuk IMATTU yang berkualitas". Asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu, 25/06/2022.
Dalam rilis yang di terima via Whatsapp Spektrumnasional.Com Ketua IMATTU Kupang terlantik dalam Pidato pidatonya meyampaikan bahwa, Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara, merupakan Miniatur masyarakat TTU yayng berintelek yang menempuh Ilmu pendidikan Sarjana di berbagai Lembaga perguruan tinggi di Kota Kupang. Sebagai mahasiswa yang tidak hanya belajar di kampus namun, perlu juga memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat TTU, Pada Khususnya dan Bangsa Indonesia pada Umumnya. Mahasiswa perlu mendukung kinerja pemerintah dengan memberikan kritikan dan pikiran solutif yang harus di kaji secara Ilmiah.
Pelantikan lanjut Randy IMATTU pada hari ini, dengan tema " Menata Solidaritas untuk IMATTU yang berkualitas". Solidaritas merupakan kunci sebuah kekompakan. Kesolitan ini perlu di tata dan di rawat untuk tujuan yang sama dan rasa memiliki yang kuat antar Anggota Aktif, para senior serta alumni.
Oleh karena itu kita bersama-sama meninggalkan segala ego yang masih berada dalam benak kita untuk bersatu atau solid dalam kondisi apapun, dan kapan pun, demi mewujudkan cita" organisasi. Akhir kata, ucapan trima kasih kepada forum MUKERA yang telah mempercayai saya menahkodai Wadah ini, para senior, Alumni, Dewan Penasehat, Dewan Pembina untuk selalu mendukung dan memotivasi untuk kepengurusan 1 (satu) tahun kedepan. "Kekuatan terbesar suatu kelompok akan terlihat ketika mereka mau bekerja sama". Teriring salam, Nekaf Mese Ansaof Mese Tafean Pah TTU", Pungkanya.
Ketua Dewan Penasehat IMATTU-Kupang Mikhael Feka dalam sambutanya menyampaikan bahwa, selain belajar di kampus, organisasi merupakan tempat belajar kedua bagi para mahasiswa. Dalam hidup berorganisasi harus bisa memakai ilmu yang didapat di kampus untuk saling melengkapi.
“Kerja tim dalam organisasi yang harus diutamakan untuk kemudian melihat persoalan yang ada di masyarakat. Itulah konsep solidaritas dan soliditas," ujar dosen hukum Unwira Kupang ini.
Menurut Mikhael, mahasiswa harus bisa menjadi aktor sosial pemecahan masalah kemasyarakatan, bukan menjadi pembuat masalah. Mahasiswa harus mampu menyelesaikan masalah sosial tanpa masalah baru.
Karenanya, ada empat hal penting yang harus selalu menjadi tumpuan dan pegangan mahasiswa, khususnya yang aktif dalam berorganisasi, dalam memecahkan persoalan sosial kemasyarakatan di TTU.
"Hal pertama yang harus dimiliki, yakni kecerdasan intelektual yang mana harus kuasai ilmu pengetahuan yang digeluti, lalu yang kedua kecerdasan emosional yang mana hal itu dilatih lewat organisasi IMATTU ini. Hal ketiga, yakni kecerdasan spritual yang menjadi roh dan menjadi penuntun dalam bertindak, dan yang terakhir kecerdasan sosial agar mampu bersosialisasi dengan sesama, " tutup Mikhael. (**/SN)
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyatakan Inggris akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan militer Inggris untuk menyerang situs rudal Iran “di sumbernya”.
Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan Perkuat Pengawasan Desa Berbasis Zero Corruption di Jawa Timur
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Korps Latihan Marinir (Kolatmar), prajurit Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 6 Jampang Tengah menggelar acara tasyakuran